PPD Miru dan Wania Pleno Rekapitulasi Hasil Pilkada di GOR Futsal, Petugas Keamanan Perketat Pengamanan
Timika, KontenMimika.com – Aparat Gabungan TNI-POLRI memperketat pengamanan di pintu masuk utama GOR Futsal, Jalan Poros SP2-SP5, tempat dilangsungkannya Pleno PPD Distrik Mimika Baru (Miru), Jumat 29 November 2024.
Pemeriksaan ketat berlaku bagi penyelenggara maupun para saksi dari masing- masing pasangan calon juga tamu undangan yang akan masuk ke GOR itu.
Dari pantauan di pintu masuk sejak pukul 08.30 WIT, pengamanan mulai dari pintu utama GOR Futsal dijaga personil Polres Mimika di-back up Brimob dan TNI. Para petugas dengan teliti memeriksa dan memastikan warga yang akan mengikuti pleno.
Aparat hanya memberi ijin kepada penyelenggara atau saksi yang mendapatkan kartu tanda pengenal yang dikeluarkan KPU Mimika.
Sempat terjadi perdebatan antara aparat keamanan dengan warga yang hendak masuk ke dalam GOR futsal namun tidak punya ID dari KPU Mimika. Petugas dengan tegas tidak memperbolehkan sembarangan warga masuk, harus menunjukkan tanda pengenal yang dikeluarkan KPU Mimika.
Anggota KPU Mimika Koordinator Divisi Hukum, Hironimus Kia Ruma mengkonfirmasi di tempat itu dilakukan pleno rekapitasi perolehan suara Pilkada Mimika, untuk dua PPD.
“Iya, benar. Ada pleno dari PPD Mimika Baru dan PPD Wania, sesuai undangan jam 09.00 WIT namun sedikit terlambat karena menunggu PPD dan para saksi dari tiga Paslon Bupati dan saksi dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Semoga pleno dua PPD ini bisa berjalan lancar sehingga PPD lainnya juga bisa rampung sebelum 3 Desember sebagai batas akhir jadwal pleno, ” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Hiro itu menambahkan, untuk memperlancar proses tahapan perhitungan suara baik Pilgub maupun Pilbup, pihaknya mengaku tidak lagi menunggu secara serentak untuk digelar rekapitulasi semua PPD secara bersamaan.
“Jadi, kalau ada PPD yang sudah siap, silahkan pleno. Mau di GOR atau ditempatkan mana saja, yang penting steril kotak suara. Mau pleno di mana saja bisa. Yang penting diawasi dan melibatkan KPU, Bawaslu, aparat keamanan yang memastikan pergeseran kotak suara tetap aman,” tandas Hiro. (Admin)






