Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika Kembali Normal
Penurunan bertahap terjadi pada cabai, bawang, dan tomat; sebagian komoditas masih stabil
TIMIKA — Memasuki pekan keempat Maret 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika, Jalan Hasanuddin, berangsur stabil setelah sempat mengalami kenaikan pada bulan sebelumnya.
Sejumlah pedagang menyebut penurunan harga mulai terasa sejak awal pekan ini. Asri, pedagang bumbu dapur, mengatakan harga beberapa komoditas memang belum turun signifikan, namun sudah lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
“Sejak minggu ini harga bahan pokok mulai kembali normal, walaupun penurunannya belum terlalu besar,” kata Asri saat ditemui di lapaknya, Senin 30 Maret 2026.
Ia mencontohkan harga bawang merah dan bawang putih yang sebelumnya mencapai Rp55 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp50 ribu. Cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp120 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram. Sementara itu, harga tomat turun cukup tajam dari Rp30 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram.

Menurut Asri, tren penurunan ini di luar perkiraan pedagang. Sebelumnya, ia memperkirakan harga akan terus naik hingga pertengahan bulan.
“Saya kira harga masih akan naik, tapi ternyata sudah mulai turun. Ini tentu membantu masyarakat, terutama yang bergantung pada pasar tradisional,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga komoditas lain relatif stabil. Kentang dijual Rp30 ribu per kilogram, jahe Rp60 ribu, wortel Rp23 ribu, jahe merah Rp70 ribu, kunyit Rp25 ribu, serta labu siam Rp20 ribu per kilogram. Terong berada di kisaran Rp25 ribu, pare Rp15 ribu, dan buncis Rp30 ribu per kilogram.
Komoditas lain seperti jeruk nipis dijual Rp20 ribu per kilogram, sawi putih Rp30 ribu, kol putih Rp25 ribu, dan timun Rp10 ribu per kilogram. Bumbu dapur seperti serai dan lengkuas masing-masing Rp5 ribu per ikat, sementara daun salam dan daun lemon Rp5 ribu per tumpuk.
Adapun harga rempah-rempah relatif stabil, antara lain cengkeh Rp5 ribu per plastik, pala kering Rp5 ribu, kapulaga Rp10 ribu, jintan Rp5 ribu, dan lada Rp5 ribu per plastik. Garam dijual Rp7 ribu per bungkus, sementara minyak goreng kemasan Minyakita berada di kisaran Rp20 ribu per botol, dan penyedap rasa Rp7 ribu.
Namun, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Harga kencur justru naik dari Rp35 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Untuk sayuran, harga masih cenderung stabil. Kangkung, sawi, kacang panjang, bayam, dan daun singkong dijual Rp5 ribu per ikat. Bunga pepaya berkisar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu, pakcoy Rp23 ribu per kilogram, serta labu kuning Rp20 ribu per buah.
Stabilnya harga kebutuhan pokok ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang periode konsumsi yang biasanya meningkat. (lsb)






