Polisi Shopping Tradisional, Patroli Humanis Satgas Cartenz Hidupkan Pasar Sinak
Aparat tak sekadar jaga keamanan, tapi juga borong hasil bumi mama-mama Papua untuk dorong ekonomi lokal di Puncak
PUNCAK, KontenMimika.com — Aktivitas Pasar Distrik Sinak, Minggu, 22 Maret 2026, tampak lebih hidup dari biasanya. Di tengah rutinitas jual beli, kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bukan hanya menjalankan patroli keamanan, tetapi juga membawa dampak langsung bagi para pedagang lokal, terutama mama-mama Papua.
Melalui patroli dialogis yang dilakukan secara humanis, aparat tidak sekadar memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga membangun interaksi dengan warga, termasuk membeli hasil bumi yang dijual di pasar—mulai dari sayur-mayur hingga umbi-umbian yang kerap tidak habis terjual.
Bagi para pedagang, langkah tersebut bukan sekadar transaksi. Kehadiran aparat yang mau berinteraksi dan membeli dagangan menjadi bentuk perhatian sekaligus dorongan ekonomi di tengah keterbatasan akses pasar.

“Biasanya kalau tidak habis, kami bawa pulang lagi. Tapi hari ini banyak yang terbeli,” ujar seorang pedagang.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, mengatakan pendekatan humanis diarahkan untuk membangun rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat. Menurut dia, keamanan dan kesejahteraan memiliki keterkaitan erat.
“Ketika masyarakat merasa diperhatikan, kepercayaan akan tumbuh dan situasi kamtibmas menjadi lebih kondusif,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menambahkan bahwa patroli yang menyentuh langsung aktivitas ekonomi warga merupakan langkah konkret untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Menurut dia, kehadiran personel di lapangan diharapkan tidak hanya dirasakan dari sisi keamanan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari warga.
Pendekatan ini, kata dia, akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun jembatan kepercayaan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di wilayah Papua. (trm)






