PUPR Mimika Petakan Infrastruktur untuk Perencanaan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran
KONTENMIMIKA.com, Timika — Dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan, pengendalian, dan pengelolaan infrastruktur yang lebih efektif dan terintegrasi, diperlukan ketersediaan data infrastruktur yang akurat, terkini, terukur, serta dapat disajikan secara spasial.
Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika melaksanakan Seminar Pendahuluan Jasa Survei dan Pemetaan Bidang Infrastruktur di Kabupaten Mimika. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh PT Geo Inti Spasial (GIS).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, saat membacakan laporan panitia dalam Seminar Pendahuluan Jasa Survei dan Pemetaan Bidang Infrastruktur di Kabupaten Mimika, Kamis 20 Agustus 2026), di Horison Diana, Jalan Hassanudin, Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Yoga mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membangun dan menyediakan basis data infrastruktur berbasis Geographic Information System (GIS).

Basis data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran dan informasi mengenai kondisi serta sebaran infrastruktur di wilayah Kabupaten Mimika secara spasial.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi dan menginventarisasi infrastruktur yang telah tersedia di Kabupaten Mimika, menghasilkan data spasial infrastruktur yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, serta membangun basis data infrastruktur berbasis GIS yang dapat diintegrasikan dengan sistem perencanaan pembangunan daerah.
Selain itu, data tersebut diharapkan dapat mendukung penyusunan program dan kegiatan pembangunan infrastruktur berdasarkan kondisi dan kebutuhan wilayah, sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, pengawasan, pemeliharaan, dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Mimika.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum penyampaian hasil dan metode survei, investigasi, serta pemetaan infrastruktur yang dilakukan oleh PT GIS,” ungkap Yoga.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Santi Sondang, yang mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia berharap seminar tersebut dapat menjadi langkah awal yang baik untuk membangun basis data infrastruktur Kabupaten Mimika yang terpadu. Dengan demikian, pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan dan menentukan prioritas pembangunan ke depan secara tepat sasaran.
“Proses pemetaan ini penting dilakukan secara terintegrasi dan inklusif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, tokoh adat, dunia usaha, maupun berbagai pihak lainnya,” katanya.
Menurut Santi, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kegiatan ini memiliki arti penting dalam mendukung perencanaan pembangunan Kabupaten Mimika yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui pemetaan tersebut, diharapkan dapat diidentifikasi berbagai objek serta diketahui kondisi eksisting infrastruktur yang ada di Kabupaten Mimika secara menyeluruh, akurat, dan terintegrasi.
Data dan informasi yang dihasilkan juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pembangunan, peningkatan, dan pemeliharaan infrastruktur, serta membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan dan prioritas pembangunan secara tepat sasaran. (nls)






