Bappeda Mimika Gelar Seminar Penyusunan Indeks Kualitas Infrastruktur 2025


Timika, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Seminar Pendahuluan Penyusunan Indeks Bidang Infrastruktur Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025 di ruang pertemuan Bappeda Mimika, Kamis 6 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis data dan bukti dengan menyusun Kamus Indikator Indeks Kualitas Infrastruktur Mimika.

Seminar dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu, yang mewakili Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Turut hadir Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Mimika, Scienray Aris Morin, serta narasumber dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang, Prof. Dr. Abdullah Said, M.Si bersama tim.

Dalam sambutannya Frans Kambu menekankan, pembangunan infrastruktur bukan hanya soal jumlah proyek, tetapi juga kualitas, manfaat, ketahanan, dan keberlanjutannya bagi masyarakat.

“Indeks Kualitas Infrastruktur akan menjadi kompas baru pembangunan Mimika agar kita tidak hanya membangun lebih banyak, tetapi juga membangun lebih baik,” ujarnya.

Penyusunan Indeks Kualitas Infrastruktur ini bertujuan untuk menyediakan indikator yang jelas dan konsisten dalam menilai kualitas infrastruktur di berbagai sektor, seperti jalan, perumahan, air bersih, sanitasi, energi, dan telekomunikasi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan kebijakan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama dari seminar ini adalah menciptakan sistem yang mendukung pengumpulan dan pengolahan data lintas sektor yang akurat dan terkini.

Frans berharap proses ini melibatkan seluruh pihak, baik perangkat daerah, akademisi, maupun masyarakat, untuk memastikan hasil yang valid dan aplikatif.

“Kegiatan ini adalah kesempatan untuk memperkuat koordinasi dalam menyediakan data yang dapat diakses dan digunakan secara efektif,” katanya.

Dengan Indeks Kualitas Infrastruktur, pemerintah daerah akan memiliki alat untuk mengidentifikasi kesenjangan antarwilayah, menentukan prioritas investasi infrastruktur, serta memantau efektivitas pembangunan dari tahun ke tahun.

“Ini akan mendukung pelaksanaan RPJMD Kabupaten Mimika 2025–2029 yang lebih transparan dan akuntabel,” tutup sambutan Bupati dibawakan Asisten Frans Kambu.

Seminar ini juga dihadiri oleh berbagai perangkat daerah yang terlibat dalam sektor infrastruktur, termasuk Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Diskominfo, dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan. (Admin)

Berita Terkait

Top