Bupati JR Minta Warga Tak Panic Buying Gas Elpiji Langka, Klaim Akan Normal Pertengahan April
Akan masuk stok 5.000 tabung 14 April depan, warga tidak boleh beli lebih dari satu tabung.
TIMIKA – Bupati Mimika Johannes Rettob meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) di tengah kelangkaan gas elpiji 12 kilogram yang terjadi saat ini.
“Tidak usah khawatir, masyarakat Mimika tetap tenang. Gas elpiji baru saja masuk sebanyak 700 tabung ukuran 12 kilogram,” ujarnya saat diwawancarai di Timika, Jumat, 10 April 2026.
Ia menjelaskan, penjualan sementara dilakukan langsung di gudang dan tidak disalurkan ke distributor. Masyarakat diminta membeli langsung dengan pengawasan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Silakan masyarakat ambil di gudang. Dijaga Satpol PP dan tidak boleh membeli lebih dari satu tabung,” katanya.
Johannes memastikan distribusi gas elpiji akan kembali normal pada 13–14 April 2026. Pada periode tersebut, pasokan tambahan diperkirakan mencapai 3.000 hingga 5.000 tabung berbagai ukuran.
“Mulai tanggal 13 sampai 14, elpiji akan kembali normal. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan atau pembelian berlebih oleh oknum tertentu.
“Sebelumnya memang ada yang mencoba membeli lebih dari satu, tetapi sudah ditangani. Saat ini tidak ada masalah,” katanya. (nls)






