Satgas MBG Mimika Evaluasi 18 SPPG Memastikan Standar Gizi, Dapur dan Penyajian
Evaluasi juga untuk memastikan jumlah sekolah yang dilayani dan porsi menu MBG.
TIMIKA – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Mimika akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan standar yang ditetapkan.
Ketua Satgas MBG Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan evaluasi dilakukan setelah menerima laporan bahwa pelaksanaan program belum sepenuhnya memenuhi standar.
“Dari 18 SPPG yang sedang berjalan ini akan kami lihat seperti apa kelayakan dapurnya, serta apakah penyajian menu sudah sesuai standar gizi atau belum,” ujar Wakil Bupati Mimika itu.
Menurut Emanuel, tim akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek berbagai aspek, mulai dari kelayakan dapur, kualitas menu, hingga cara penyajian makanan kepada penerima manfaat.
Dalam proses evaluasi tersebut, Satgas juga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah. Hal ini untuk memastikan data terkait jumlah sekolah yang dilayani, porsi makanan yang disiapkan, serta jangkauan masing-masing SPPG.
“Kami akan cek penyebaran 18 SPPG ini, berapa sekolah yang dilayani, dan sejauh mana jangkauannya,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan memastikan pengelola pihak ketiga telah memenuhi standar yang ditetapkan, termasuk penggunaan dapur permanen serta kelengkapan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami akan lihat secara menyeluruh. Jika ada kekurangan, akan dibahas apakah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau pusat,” ujarnya.
Emanuel menegaskan, tujuan utama evaluasi adalah memastikan program MBG memberikan manfaat nyata bagi penerima, terutama dalam peningkatan status gizi.
“Harus ada perubahan. Minimal berat badan anak-anak meningkat sesuai harapan,” katanya. (nls)






