Dukcapil Mimika Gelar Nikah Massal HUT KOPRI, 52 Pasutri Ambil Bagian
Timika, KontenMimika.com – Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT KORPRI) Ke-54, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika menggelar Nikah Massal di Gedung Tongkonan, Jalan Samratulangi, Mimika, Papua Tengah, Selasa 25 November 2025.
Kegiatan nikah massal diikuti oleh 52 pasangan mempelai yang terdiri dari 10 pasangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 42 pasangan mempelai masyarakat umum.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Kementerian Agama Mimika, Pengadilan Negeri kota Timika, Pengadilan Agama Mimika serta Kantor Urusan Agama Mimika Timur, Mimika Baru, dan Kuala Kencana.
Kepala Dukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, menyampaikan kegiatan nikah massal ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT KORPRI Ke-54.

Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat untuk mengesahkan pernikahan secara hukum agama maupun hukum negara.
“Jadi Bapak-Ibu (para mempelai) yang hadir bersama saksi, wali dan juga keluarga besarnya, kita (pemerintah) sangat berterima kasih, atas support dukungan dari masyarakat sekalian. Atas kesadaran yang luar biasa. Karena kodrat sebaik apapun yang dilakukan pemerintah, tanpa partisipasi masyarakat, tidak ada artinya,” ucapnya.
Slamet menjelaskan, selain tercatat sah secara agama dan negara, mempelai pun akan menerima dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP) baru yang berstatus kawin dan Kartu Keluarga (KK) baru berstatus kawin tercatat.
Panitia juga sudah menyiapkan souvenir dan voucher menginap di hotel berbintang yang merupakan bentuk apresiasi pemerintah, sesuai petunjuk dari Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Ini bukan bentuk pemborosan anggaran, tetapi bentuk efisiensi karena pemerintah sangat menghargai sakralnya sebuah institusi pernikahan.
“Pemerintah menghargai sakralnya sebuah perkawinan. Sakralnya sebuah kebahagiaan. Bapak-Ibu yang sudah menikah 10 tahun, lalu belum sempat menikmati bulan madu, setelah ini bisa bulan madu,” ungkapnya.
Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh mempelai yang sudah hadir dengan berbagai ragam baju adat.
Serta berharap kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun gerakan Indonesia Sadar administrasi Kependudukan (GISA) dapat terus berjalan baik.
“Terima kasih Bapak-Ibu mempelai semua yang sudah hadir di tempat ini. Luar biasa. Kita bisa bersama-sama menghormati kesakralan acara ini. Ini bentuk kebersamaam, kolaborasi pemerintah dengan masyarakat,” tutupnya. (Admin)






