Median Jalan di Timika Gersang dan Tidak Estetik, DLH Gelar Sosialisasi


Timika, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Sosialisasi Indeks Respon Lingkungan Hidup  (IRLH) dan Launching program ‘Mitra Hijau-Mimika Rumah Kita’, di Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Mimika, Papua Tengah, Senin, 8 Desember 2025.

Sosilaisasi menghadirkan narasumber dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup Papua Wilayah II. Dihadiri para kepala distrik di Kabupaten Mimika, Para Pimpinan BUMN, BUMD, Perusahaan, Hotel, dan Organisasi.

Bupati Mimika Johannes Rettob diwakili Staf Ahli, Inosensius Yoga Pribadi, dalam sambutannya menyampaikan tujuan utama dari kegiatan IRLH yaitu untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, memperkuat capaian IKLH.

“Juga mendorong sinergi pembangunan lingkungan dan ekonomi masyarakat, serta membangun sistem pemantauan kualitas lingkungan yang akurat untuk pengambilan keputusan dan edukasi publik,” ujarnya.

Tambahnya, salah satu tantangan nyatanya adalah kondisi median jalan yang selama ini masih banyak yang gersang, tidak tertata, dan kurang memiliki nilai estetika.

“Padahal, median jalan bukan hanya pembatas arus lalu lintas, tetapi juga bagian penting dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memberikan manfaat ekologis, estetika, edukatif, serta menjadi wajah kota di mata masyarakat dan pendatang,” ungkapnya.

“Melalui penataan yang baik, median jalan dapat menyerap air hujan,mengurangi panas dan polusi, menjadi habitat vegetasi kota, serta memperindah tampilan Kota Timika,” tambahnya.

Sebagai salah satu kabupaten pilot project Smart City, Mimika berkomitmen mewujudkan tata kota yang modern dan humanis melalui pilar smart environment, di mana pembangunan lingkungan harus berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Inilah spirit yang melahirkan program “Mitra Hijau—Mimika Rumah Kita”, sebuah gerakan kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha lewat CSR, dan masyarakat dalam mewujudkan ruang hijau median yang tertib, indah, dan edukatif,” sebutnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini ia berharap muncul kesadaran, pemahaman, dan komitmen bersama untuk memperbaiki kondisi lingkungan. “Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha,” tegasnya.

“Program ini bukan sekadar penghijauan, tetapi simbol kepedulian kolektif bahwa kita mencintai dan merawat kota ini bersama-sama,” tutupnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Michael Alik Lembang, dalam pembacaan laporan panitia menyampaikan sosialisasi Indeks Respon Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang IRLH sebagai alat ukur kinerja lingkungan daerah.

Mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap isu lingkungan. Serta menjadi dasar evaluasi dan penentuan arah kebijakan lingkungan ke depan

“Indeks Respon Lingkungan Hidup atau IRLH dirancang untuk mengukur efektivitas upaya daerah dalam memperbaiki kualitas lingkungan,” terangnya.

Kata Michael, IRLH di Timika baru mencapai 4,804. Angka ini menunjukkan masih perlunya peningkatan responsivitas dan keterlibatan seluruh pihak dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Penilaian ini tidak sekadar mencatat kegiatan administratif atau seremonial, melainkan berfokus pada hasil konkret seperti membaiknya kualitas udara, meningkatnya tutupan lahan hijau, atau menurunnya beban pencemar di sungai dan pesisir.

“Dengan IRLH, setiap daerah akan dinilai dari dua sisi utama, yaitu upaya yang dilakukan dan hasil yang dicapai,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari respon terhadap Lingkungan Hidup, maka diluncurkan Program Mitra Hijau Mimika Rumah Kita sebagai komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan keindahan kawasan perkotaan.

“Program ini merupakan Kolaborasi Pemerintah, CSR dan masyarakat dalam Penataan Taman Median Jalan sebagai ruang hijau edukatif di Kabupaten Mimika,” tutupnya. (Nlsn)

Berita Terkait

Top