Pemkab Mimika Kembangkan Cabai Rawit, Sasar Petani OAP


MIMIKA, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong budidaya cabai rawit untuk memperkuat kemandirian pangan daerah. Program ini menyasar petani Orang Asli Papua (OAP) di sejumlah wilayah potensial.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Mimika, Alice Irene Wanma, mengatakan pengembangan difokuskan di tiga lokasi, yakni Lopong, SP 3, dan kawasan Belakang Bandara. Pemerintah menyalurkan bantuan stimulan dari dana otonomi khusus untuk mendukung kegiatan tersebut.

Setiap kelompok tani mendapat alokasi Rp27 juta untuk pengolahan lahan seluas satu hektare.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan sarana produksi seperti bibit, pupuk, dan alat semprot.

“Bantuan ini diberikan bertahap sesuai progres pekerjaan di lapangan,” kata Alice, Senin, 16 Maret 2026.

Menurut dia, program tersebut mulai menunjukkan hasil. Salah satu kelompok tani di SP 3 dilaporkan telah dua kali panen dengan keuntungan sekitar Rp10 juta.

Alice menilai capaian itu menjadi indikator bahwa petani OAP mampu mengembangkan komoditas hortikultura jika didampingi secara tepat.

Pemerintah daerah menargetkan produksi cabai rawit di Mimika dapat memenuhi kebutuhan lokal. Dengan demikian, ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat dikurangi.

“Kalau produksi sudah cukup, kami akan batasi pasokan dari luar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas ini juga diharapkan dapat menekan inflasi daerah yang kerap dipicu kenaikan harga cabai.

Ke depan, pemerintah berencana memperkuat pendampingan teknis bagi petani serta mendorong kolaborasi dengan petani berpengalaman untuk mengatasi kendala di lapangan, termasuk permodalan. (lsb)

Berita Terkait

Top