SAR Perluas Area Pencarian Suhardin Nelayan Hilang hingga Buruwai dan Laut Adijaya


KAIMANA, KONTENMIMIKA.com — Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Suhardin, nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Kecari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Hingga hari kedua operasi pencarian pada Selasa, 28 Juli 2026, upaya penyisiran di laut maupun darat masih berakhir tanpa hasil.

Koordinator Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, keluarga korban, dan potensi SAR lainnya. Pencarian difokuskan pada sejumlah titik yang diduga menjadi lintasan korban, mulai dari Tanjung Bicari hingga Laut Adijaya dan Buruwai.

“Tim SAR gabungan dibagi menjadi tiga kelompok pencarian agar area yang disisir lebih luas dan efektif,” kata Silas kepada wartawan, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, tim pertama yang terdiri dari personel Basarnas bersama TNI dan Polri melakukan pencarian di perairan lepas, sekitar 10 kilometer dari bibir pantai. Tim ini menyisir jalur laut yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya long boat korban.

Sementara itu, lima perahu milik keluarga korban bersama unsur potensi SAR lainnya melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai, mulai dari Tanjung Bicari hingga Pulau Adijaya dan masuk ke wilayah Buruwai.

Dua tim lainnya yang menggunakan long boat jenis Flipper juga dikerahkan untuk menyisir kawasan Buruwai. Selain menggunakan perahu, personel turut melakukan pencarian dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir yang sulit dijangkau dari laut.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIT. Namun hingga operasi hari kedua ditutup, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Operasi hari kedua dilaksanakan dari pagi hingga sore, tetapi hasilnya masih nihil,” ujar Silas.

Suhardin diketahui berangkat memancing seorang diri menggunakan long boat bermesin 15 PK dari Pelabuhan Telkom Kaimana pada Sabtu dini hari, 25 Juli 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Ia dijadwalkan kembali sekitar pukul 10.00 WIT pada hari yang sama, namun hingga kini belum kembali.

Laporan hilangnya korban kemudian diterima Pos SAR Kaimana, yang selanjutnya mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian. Hingga berita ini ditulis, operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan memperluas area pencarian di perairan Kecari dan sekitarnya. (trm)

Berita Terkait

Top