Warga Toraja Mimika Diajak Membawa Cahaya, Pesan di Natal Bersama
Timika, KontenMimika.com – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Mimika menggelar ibadah syukur Natal bersama, di gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Sabtu 20 Januari 2024.
Ketua Panitia, Alosius Paerong, yang juga Ketua Komisi C DPRD Mimika itu dalam laporannya mengatakan, sebelumnya IKT juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan bakti sosial (baksos), seperti di antaranya berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan Santa Susana.

“Acara Natal Bersama ini merupakan puncak kegiatan perayaan Natal IKT Mimika. Sebelumnya juga telah dilakukan beberapa kegiatan bakti sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ketua IKT Mimika, Yusuf Rombe Pasarrin, dalam pesan Natalnya mengajak pengurus organisasi yang dipimpinnya serta seluruh warga Toraja di Kabupaten Mimika untuk semakin solid dan saling menopang dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan.
“Sehingga kepengurusan IKT semakin lebih baik ke depan,” ujarnya.
Rombe mengajak warga Toraja agar turut berperan aktif dan bersinergi dalam mendukung semua program pembangunan pemerintahan daerah Mimika.
“Kepada seluruh masyarakat Toraja di Mimika mari terus dukung setiap program yang telah diagendakan dan diputuskan bersama oleh badan pengurus IKT,” ajaknya.
Senada, Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya yang dibawakan Assisten I Setda Mimika, Robert Kambu, berpesan seluruh warga Mimika dan juga warga Toraja untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tahun 2024 ini.
“Perayaan natal keluarga besar IKT Mimika malam ini adalah bentuk nyata kasih dan iman kepada Tuhan juga kepada sesama. Mari bersama kita wujudkan cinta kasih yang sejati dalam Tuhan,” katanya.
Pemimpin ibadah, Pastor Yan Sulo, mengajak seluruh masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika untuk dapat melestarikan warisan luhur para leluhur terdahulu.
Pastor mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa bersyukur, dan hidup untuk berbagi.
“Umat Kristen harus merenungi lahirnya Yesus yang membawa kehidupan bagi umat manusia. Seperti halnya yang termaktub dalam kitab-kitab bahwa simbol kelahiran Yesus adalah terang,”
“Dari gelap terbit terang, ini kata-kata Santo Paulus yang mirip dengan kata-kata R.A Kartini. Maka orang-orang Kristen harus membawa cahaya, membawa terang,” imbuhnya.
Lanjutnya, jika jemaat ingin melihat mukjizat dalam hidup, maka mereka harus menghidupkan dua kata yakni, “Terima Kasih dan Maaf”.
Ibadah syukur dan natal ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan beserta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika serta seluruh masyarakat Toraja. (D’Ce)



-
Advertisement





