Bapenda Ungkap Potensi Penurunan DBH Minerba 2026 Akibat PTFI Berhenti Operasional Lantaran Insiden Tambang Bawah Tanah


Timika, KontenMimika.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai mewaspadai potensi penurunan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2026 depan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika, Dwi Cholifah, mengungkapkan bahwa pihaknya mencermati kemungkinan turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor mineral dan batubara (Minerba).

Potensi penurunan DBH ini dipicu oleh belum optimalnya operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) di tahun ini, yang terkendala akibat insiden luncuran material tambang bawah tanah yang menelan 7 korban karyawan pada awal September lalu.

PTFI hingga kini belum beroperasi menghasilkan produksi material bijih tambang, masih terhenti lantaran fokus pada perawatan tambang dan menunggu investigasi kecelakaan tambang dari pihak terkait.

Kondisi ini dinilai akan berdampak langsung terhadap besaran pendapatan daerah yang diterima Kabupaten Mimika tahun depan.

“Kalau Freeport belum bisa beroperasi maksimal, dampaknya akan langsung terasa pada pendapatan daerah,” ujar Dwi, belum lama ini.

Ia menjelaskan, berdasarkan proyeksi awal DBH Minerba tahun 2026 berpotensi turun yang cukup signifikan. “APBD Mimika tahun 2026 diperkirakan hanya berada di kisaran Rp 5 triliun, atau mengalami penurunan DBH sekitar Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,3 triliun,” jelasnya.

Dwi menambahkan, penurunan itu terjadi karena perhitungan DBH tahun 2026 didasarkan pada laporan keuangan dan laba bersih PT Freeport hingga 31 Desember 2025.

“Kalau untuk tahun ini (2025) kami masih optimistis. Tapi yang menjadi perhatian adalah 2026, karena perhitungan keuntungan bersih Freeport dilakukan sampai akhir tahun ini. Kita tahu, operasional di atas belum berjalan 100 persen, dan itu sangat mempengaruhi DBH Minerba kita tahun depan,” terangnya.

Meski begitu, Pemkab Mimika tetap berupaya mencari langkah antisipasi agar dampak penurunan pendapatan tidak terlalu besar terhadap program pembangunan daerah.

“Kami berharap ada solusi bersama untuk meringankan dampak dari potensi penurunan DBH ini,” tutup Dwi. (Admin)

Berita Terkait

Top