Pelatihan Public Speaking ASN Mimika Resmi Ditutup, Pemerintah Tekankan Pentingnya Komunikasi yang Transparan
Timika, KontenMimika.com – Pelatihan public speaking yang digelar selama dua hari oleh Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Mimika resmi ditutup pada Selasa, 9 Desember 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Horison Diana, Jalan Budi Utomo, ditutup oleh Bupati Mimika Johanes Rettob melalui Asisten Setda Mimika, Evert Lucas Hindom.
Dalam sambutannya, Evert menegaskan bahwa public speaking merupakan keterampilan mendasar bagi setiap pejabat publik. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum tidak semata soal menyampaikan informasi, tetapi juga menyampaikan gagasan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Public speaking menjadi skill yang berguna bagi pejabat publik untuk menyampaikan gagasan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Evert menyebut, suara masyarakat adalah kekuatan utama pembangunan. Karena itu, komunikasi yang dijalankan aparatur harus jujur, terbuka, dan penuh semangat.
“Suara masyarakat adalah kekuatan utama pembangunan. Komunikasi yang jujur, terbuka, dan penuh semangat menjadi fondasi terciptanya pemerintahan yang transparan dan pembangunan yang berkeadilan,” kata Evert.

Ia menambahkan, kemampuan komunikasi publik yang baik menjadi alat untuk memperkuat persatuan, mempercepat pembangunan, serta memastikan seluruh warga Mimika merasakan manfaat dari setiap program pemerintah.
“Komunikasi publik adalah alat untuk memperkuat persatuan, mempercepat pembangunan, dan memastikan warga Mimika merasakan manfaat dari setiap kegiatan pemerintah,” tegasnya.
Harapan Penguatan Kapasitas ASN

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas-tugas komunikasi pemerintahan. Evert juga meminta seluruh peserta menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber dan menerapkannya dalam pelayanan sehari-hari.
Adapun narasumber utama pada pelatihan tersebut adalah Sandra Erawanto dari Kementerian Sekretariat Negara RI.
Membagikan pengetahuan dan pengalaman dalam bidang yang digelutinya.


Dalam pemaparan materinya, Sandra memberikan ilmu teori yang langsung dipraktekkan, sehingga ilmu yang diberikan langsung diterapkan secara langsung di antara sesama peserta.
Para peserta antusias mengikuti kegiatan itu lantaran mudah dipahami dan sambil dipraktekkan sehingga tidak gampang lupa. (Vctr)






