Timnas Persejasi Papua Tengah Siap Harumkan Nama Mimika di Ajang Walking Football Asia Pasifik 2025


Timika, KontenMimika.com — Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika bersama Perkumpulan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi) Papua Tengah menggelar konferensi pers jelang keberangkatan Timnas Persejasi Papua Tengah yang akan berlaga di Walking Football Asia Pacific World Cup 2025 di Bali, 13–16 November 2025.

Tim Persejasi Papua Tengah menjadi satu-satunya wakil Indonesia dari tanah Papua dalam ajang bergengsi tingkat Asia Pasifik ini. Mereka akan turun di empat kategori pertandingan:

  • Putri usia 38–40 tahun ke atas

  • Putra usia 48–50 tahun ke atas

  • Putra usia 58–60 tahun ke atas

  • Kategori campuran

Total terdapat 40 atlet yang akan memperkuat tim asal Mimika tersebut.

Bupati Mimika: Pemerintah Dukung Penuh Persejasi Papua Tengah

Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., turut didampingi Wabupati Emanuel Kemong, dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap keikutsertaan Inorga (Induk olahraga) Persejasi Papua Tengah dalam ajang internasional ini.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang prestasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, memperkuat sportivitas, serta memperkenalkan potensi SDM dan budaya Papua di kancah dunia,” ujarnya

Bupati berharap seluruh peserta dan pengurus mempersiapkan diri dengan baik serta menjaga nama baik daerah.

“Semoga keikutsertaan Papua Tengah membawa hasil terbaik dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk aktif dalam olahraga yang menyehatkan dan mempersatukan,” harapnyanya.

Arlius Suebu: Bukti Semangat dan Potensi Olahraga Papua Tengah

Ketua Persejasi Kabupaten Mimika, Arlius Suebu, menyampaikan rasa bangga karena atlet-atlet Walking Football dari Mimika dipercaya memperkuat Timnas Persejasi Papua Tengah di level Asia Pasifik.

“Ini bukti nyata bahwa masyarakat Mimika memiliki semangat dan kemampuan untuk berprestasi. Kami ingin memperkenalkan potensi olahraga Walking Football dari Papua Tengah ke dunia internasional,” ujarnya.

Arlius menegaskan pihaknya terus melakukan pembinaan secara menyeluruh, baik fisik, teknik, maupun mental agar para atlet tampil maksimal. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas dukungan yang memungkinkan keikutsertaan tim dalam ajang internasional ini.

“Kami mohon doa seluruh masyarakat Mimika dan Papua Tengah agar para atlet dapat membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama daerah serta bangsa,” pungkasnya.

Habel Taime: Misi Besar Harumkan Nama Papua Tengah

Sementara itu, Ketua Kontingen Timnas Persejasi Papua Tengah, Habel Taime, menegaskan bahwa partisipasi tim Papua Tengah bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga misi memperkenalkan semangat dan potensi olahraga dari Tanah Papua.

“Kami membawa misi untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan bagi para atlet senior untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat solidaritas antarwilayah dan negara peserta. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi dukungan moril dan materiil.

“Kami mohon doa masyarakat agar Timnas Persejasi Papua Tengah dapat tampil maksimal dan membawa pulang hasil yang membanggakan,” ucap Habel.

Pelatih: Tampilkan Karakter Papua yang Tangguh dan Sportif

Pelatih Persejasi Kabupaten Mimika, Swingly Puraro, mengatakan tim telah menjalani latihan intensif beberapa bulan terakhir. Ia mengaku bangga dengan semangat dan disiplin para pemain.

“Fokus kami bukan hanya pada teknik dan taktik, tetapi juga pembentukan mental juara serta kerja sama tim yang solid,” jelasnya.

Swingly berharap para atlet dapat bermain percaya diri, menikmati pertandingan, dan menunjukkan karakter masyarakat Papua yang tangguh, ramah, dan berjiwa besar.

“Kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tapi untuk menunjukkan bahwa Papua Tengah punya potensi dan semangat juang luar biasa,” tegasnya. (Admin)

Berita Terkait

Top