Jaga Nataru, Basarnas Gelar Operasi Siaga SAR Khusus


Timika, KontenMimika.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) khususnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Senin 18 Desember melaksanakan siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Pelaksanaan operasi siaga ini direncanakan berlangsung selama 21 hari, yaitu mulai dari tanggal 18 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024.

Pembukaan Siaga SAR Khusus Nataru 2023 di Kantor SAR Mimika, diawali dengan apel gelar pasukan personil Rescuer yang melaksanakan siaga serta membacakan amanat Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dibacakan oleh Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, selaku pembina apel.

Dalam sambutannya Charles mengatakan, berdasarkan survey Kementerian Perhubungan RI diperkirakan terdapat pergerakan warga sebanyak 107,63 juta orang yang akan melaksanakan aktivitas perjalanan.

“Baik mudik ke kampung halaman maupun liburan ke lokasi wisata, dengan menggunakan moda transportasi laut, darat, dan udara,” ujarnya.

Lagi katanya, mengacu ke prakiraan cuaca BMKG, wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, kecelakaan kapal laut akibat gelombang tinggi, dan badai tropis.

“Di samping itu juga terdapat potensi bencana geologi yang perlu diwaspadai seperti letusan gunung berapi dan gempa bumi yang dapat memicu sunami. Data operasi SAR tahun ini sampai dengan bulan November menunjukkan bahwa frekuensi operasi SAR cukup tinggi terutama operasi di wilayah perairan,” jelasnya.

Berdasar kondisi terkini, ungkap Charles, mengharuskan personil SAR untuk memelihara kesiapsiagaan penuh dan perlu secara khusus memonitor jalur transportasi dan lokasi wisata atau pendakian yang padat dengan aktivitas warga dan pengunjung yang akan merayakan Natal dan Tahun baru.

“Oleh karena itu, agar tim siaga ditempatkan di lokasi-lokasi yang strategis untuk memonitor angkutan laut dan pelabuhan penyeberangan serta tempat-tempat wisata dan pendakian,” tandasnya.

Setelah selesai melaksanakan apel gelar pasukan, Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Batlajery secara simbolis melepas konvoi kendaraan operasional Siaga SAR Khusus Nataru, sebagai tanda telah dimulainya pelaksanaan operasi khusus itu. (D’Min)

Berita Terkait

Top