2026, di Pegunungan dan Pesisir Mimika Dinkes Akan Bangun Puskesmas, Pustu dan Rumah Dinas Nakes
Timika, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan akan membangun sejumlah fasilitas gedung kesehatan Puskesmas, Pustu, dan rumah tinggal petugas kesehatan di wilayah gunung maupun pesisir.
Pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan ini merupakan wujud dari program strategis Pemerintah Kabupaten Mimika.
“Tahun ini kami (pemerintah) membangun mengikuti pendekatan program strategis daerah. Bagaimana pembangunan dilakukan dari kampung ke kota,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra saat diwawancara, di Timika, Senin 2 Maret 2026.
Tahun ini, di wilayah pegunungan, kata Reynold, akan dibangun sejumlah fasiltas rumah petugas kesehatan di Distrik Hoya. Sementara untuk Distrik Tembagapura, akan dibangun gedung Puskesmas baru di kampung Arwanop.
“Wilayah gunung itu ada di Hoya, pembangunan rumah petugas. Kemudian ada pembangunan gedung baru Puskesmas di Arwanop. Kenapa dibangun (Puskesmas Arwanop), karena bangunan lama tahun 2000. Waktu itu dibangun PT. Freeport Indonesia. Bangunan (Puskesmas) diserahkan ke pemerintah, sedangkan status kepemilikan tanahnya tidak,” ungkap Reynold.
Menurutnya, fasilitas milik pemerintah harus dibangun di atas tanah yang sudah dikuasai dan berstatus milik pemerintah.
Kemudian, Pemkab Mimika juga akan membangun fasilitas gedung kesehatan Pustu di Kampung Jagamin serta fasilitas rumah petugas kesehatan di Kampung Ainggogin.
Sedangkan dipesisir akan dibangun sejumlah fasilitas kesehatan di Kampung Kokonao dan di Distrik Agimuga Kampung Amungun.
Pembangunan fasilitas kesehatan Pustu yang akan dibangun tahun ini akan dibarengi dengan pembangunan rumah petugas kesehatan, pengadaan meubelair, internet, solar cell, dan pipa air. Hal ini dilakukan untuk tersedianya logistik kesehatan serta selalu tersedianya tenaga petugas kesehatan setiap waktu.
“Pasti ada pertanyaan, kenapa bangun rumah petugas duluan baru Pustu? Teman-teman media kan sering membuat pemberitaan kalau di Pustu ini tidak ada petugas, saya berterima kasih sekali.”
“Kalau melihat karakteristik, ciri khas tenaga kesehatan di daerah terpencil, lebih baik bangun rumah petugas dulu. Jadi, kalau bangun Pustu tapi tidak ada rumah petugas, maka petugasnya tidak ada. Tetapi kalau bangun rumah petugas dahulu, sudah pasti petugasnya ada,” ungkapnya.
Tahun lalu, sebut Reynold, Pemkab Mimika telah membangun fasilitas kesehatan Pustu di Potowai Buru, Kampung Tapormai, di Kampung Wacakam, Distrik Jita dan Distrik Agimuga.
Pembangunan fisik yang dilakukan Pemkab Mimika tahun lalu merupakan pendekatan melalui Musrembang.
“Jadi semua proses pembangunan fisik yang kami (pemerintah) lakukan mengikuti pendekatan Musrenbang,” tutupnya. (nls)






