Semuel Yogi di Usia 43: Koperasi dan UMKM Harus Jadi Penggerak Ekonomi Mimika


KONTENMIMIKA.com, Timika — Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Semuel Yogi, menjadikan ulang tahunnya yang ke-43 pada Sabtu 19 September, sebagai momentum mengevaluasi satu tahun pengabdiannya di Diskop UMKM Mimika.

Semuel menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Sekretaris Daerah Abraham Kateyau, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah yang telah memberikan perhatian, doa, dan ucapan selamat ulang tahun.

Menurut Semuel, dukungan lintas sektor menjadi modal penting dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap soliditas antar OPD terus terjaga untuk mendukung visi pembangunan Mimika.

“Semoga kita terus bekerja sama sebagai satu kesatuan yang solid untuk mewujudkan Mimika maju dan menggemakan semangat Mimika Rumah Kita,” kata Semuel.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mimika. Kedua lembaga tersebut dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta produk lokal.

Semuel secara khusus mengapresiasi Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Mimika, Suzana Susi Herawaty Rettob, Wakil Ketua TP-PKK Periana Kulla Kemong, Sekretaris TP-PKK Saralisa, Ketua Harian Dekranasda Nella Manggara, dan Sekretaris Dekranasda Lintje Siwabessy beserta seluruh pengurus.

Satu Tahun, Satu Proses Evaluasi

Memasuki usia 43 tahun, Semuel mengatakan perjalanan satu tahun terakhir memberinya banyak pengalaman. Tugas pemerintahan, kata dia, selalu menghadirkan tantangan dan dinamika yang harus dihadapi dengan sikap terbuka.

Ia berkomitmen menjadikan kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan publik.

“Saya siap menjadi prajurit yang melaksanakan tugas dalam bentuk apa pun untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika,” ujarnya.

Di Dinas Koperasi dan UKM, Semuel menempatkan penguatan koperasi dan UMKM sebagai salah satu fokus utama. Ia menilai pertumbuhan ekonomi masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

Pelaku usaha, BUMN, swasta, tokoh masyarakat, dan pemuda perlu dilibatkan dalam pembangunan ekonomi daerah.

Kolaborasi dengan TP-PKK dan Dekranasda, menurut dia, juga membuka ruang lebih besar bagi pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan produk lokal. Sinergi itu diharapkan mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan naik kelas.

“Mimika Rumah Kita Bersama”

Semuel mengatakan ulang tahunnya bukan sekadar perayaan pribadi. Momentum itu ia gunakan untuk kembali mengingatkan pentingnya persatuan dalam membangun daerah.

“Mari kita bersatu, bergandengan tangan untuk membangun Mimika, rumah kita bersama,” katanya.

Ia menilai tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi jika pemerintah dan masyarakat bergerak dalam arah yang sama.

“Mimika yang maju tidak dibangun oleh satu orang atau satu lembaga. Itu membutuhkan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. (trm)

Berita Terkait

Top