Karang Taruna Mimika Dilantik, Ditugaskan Bentuk Pengurus 18 Distrik dan Tidak Boleh Ada Dualisme
Timika, KontenMimika.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob melantik Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika Periode 2025- 2030, di Aula 66 Cenderawasih, kemarin Selasa 23 september 2025.
Bupati Rettob turut didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong serta Komandan Kodim 1710 Letkol Inf Slamet Wijaya dan Sekda Mimika Abraham Kateyau, di acara yang mengusung tema ‘Generasi Tangguh, Mandiri, dan Inklusif Menuju Indonesia Emas’.

Bupati John Rettob dalam sambutannya mengatakan Karang Taruna merupakan organisasi yang berdiri mulai dari pemerintah pusat sampai kampung, bahkan sampai tingkat Rukun Tetangga (RT).
Bupati mengingatkan agar pengurus Karang Taruna Mimika yang dipimpin Vincensius Apoka, tidak boleh terjerumus dalam dualisme kepengurusan.
“Ini harus kita pertahankan. Saya tidak dengar lagi Karang Taruna ini ada dualisme. Tidak ya?! Tidak boleh lagi ada dualisme,” ujarnya.

Pelantikan ini dilakukan secara mendadak, lantaran bersiap untuk menghadapi Hari Karang Taruna Nasional pada tanggal 26 September.
“Kemarin mereka (pengurus) datang ke saya karena ada acara tanggal 26 yang harus dilakukan oleh karang taruna secara nasional. Kata beliau-beliau (pengurus) ini, Pak kami tidak bisa ikut kalau tidak dilantik. Saya bilang, besok saya lantik kamu,” jelasnya.

Bupati berharap pengurus organisasi sosial dan kepemudaan ini dapat menghayati dan memahami tugasnya dengan baik. Yang salah satu tugas yaitu membentuk dan membina Karang Taruna di seluruh 18 distrik.
Selanjutnya pengurus Karang Taruna tingkat distrik akan membentuk Karang Taruna di tingkat kelurahan maupun kampung sampai tingkat RT.
“Jadi Karang Taruna ini punya massa paling banyak sebenarnya. Masuk sampai sisi-sisi paling kecil. Sama persis seperti PKK, yang sampai ke tingkat keluarga,” terangnya.

Pembiayaan kegiatan program Karang Taruna Mimika bisa bersumber dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan juga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Mimika.
“Kalau kalian kerja baik, kalian bisa dapat sumber dana dari banyak tempat. Tetapi kerja yang benar. Kalau tidak benar, kita larang. Tidak boleh kasih. Harus menggunakan secara baik,” tegasnya.
Bupati berpesan agar para pengurus Karang Taruna dapat memegang teguh tanggung jawab yang telah di amanatkan.

Pelantikan ini merupakan bentuk tugas pengabdian sehingga keberadaan Karang Taruna dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Bangun kerjasama dan sinergi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga masyarakat. Secara khusus dengan organisasi-organisasi kepemudaan. Jangan diam, jangan jalan sendiri – sendiri. Dan Harus jadi teladan bagi generasi muda,” tutup pesan Bupati.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten MImika Vincensius Apoka mengatakan, perjalanan panjang menunggu akhirnya berbuah manis.

Sebenarnya jajaran pengurus ini telah siap dilantik sejak John Rettob sebagai plt. Bupati Mimika di periode lalu. Pelantikan itu tidak jadi dilakukan lantara gonjang-ganjing politik Mimika.
Setelah 1 tahun menunggu, akhirnya pengurus karang taruna dilantik John Rettob yang kini sebagai Bupati Mimika periode 2025-2030.
“Puji Tuhan. Saat ini kami boleh dilantik oleh Bupati. Dan Bupati membantu kami dengan dana 100 juta. Terimakasih. Walaupun gonjang – ganjing politik terjadi di Kabupaten Mimika, karang taruna tetap berada pada posisi netral,” ungkapnya.



Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Hadirin menggunakan kesempatan ini untuk berfoto dengan 01 Mimika, yang melayani permintaan dengan ramah.


Sukses bekerja, Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika periode 2025-2030.
Ketua Umum : Vinsensius Apoka
Wakil Ketua I : Yosep Tumuka
Sekretaris Umum : Lamberh Gat Nunaki
Wakil Sekretaris I : Anakletus Moyau
Bendahara Umum : Ester Manatar
Wakil Bendahara : Fransiska A. Piry
(Admin)





