Saleh Imbau Warga Jaga Situasi Kondusif dan Pusatkan Perhatian pada Sidang Pokok Perkara Plt. Bupati JR di Jayapura


Timika, kontenmimika.com – Tokoh masyarakat Mimika, Saleh Alhamid, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Mimika mengimbau warga menjaga situasi Mimika tetap kondusif pasca hasil putusan gugurnya sidang praperadilan dalam kasus yang mendera Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR).

Menurutnya, proses hukum sedang berjalan dan ia meminta semua pihak menghormati dan mempercayakan pencarian keadilan ini di Pengadilan.

Kini ia meminta semua mata tertuju pada sidang pokok perkara di Pengadilan Tipikor Kelas IA Jayapura, pada tanggal 27 Maret depan.

“Praperadilan telah digugurkan oleh Hakim. Kita sebagai warga negara yang mengerti hukum, maka kita tidak boleh berburuk sangka atau merasa bergejolak dalam hati karena ini dan itu. Mari kita professional dalam melihat putusan hakim menggugurkan praperadilan,” ujarnya kepada media, Sabtu (18/03/2023).

Ketua Hanura Mimika itu mendorong warga pendukung dan simpatisan JR, untuk memberikan dukungan moril kepada para pengacara hukum JR yang nantinya akan beradu argument hukum di sidang pengadilan itu.

“Para penasehat hukum dari Pak Johannes Rettob akan kembali berjibaku dengan jaksa penuntut umum kejaksaan tentang pokok perkaranya. Pokok perkara inilah yang akan beragumen hukum di depan hakim,” imbuhnya.

Ia yakin majelis hakim akan menilai kasus itu dengan baik, sehingga tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun, hanya menilai dari jalannya sidang itu.

“Mari kita hormati institusi hukum di negara ini, hakim di dalam memutuskan sesuatu pasti sudah mempertimbangkan dan sangat mengetahui semua persoalan. tidak bisa hakim diintervensi oleh siapa pun,” ungkapnya.

Saleh yang kesehariannya sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Mimika itu mengimbau warga untuk tenang, tidak perlu berdemo lagi dan memusatkan perhatian pada sidang pokok perkara, dan berharap keadilan yang akan muncul dan menang pada hasil putusannya.

“Kita mau demo dengan ratusan juta orang pun tidak dapat membatalkan sidang ini. Tidak dapat menghalangi putusan pengadilan. Saya berharap kita tidak terlibat di dalam persoalan hukum lainnya, demo anarkhis akan ditangkap oleh kepolisian,” imbaunya.

“Rekan-rekan, semua kita orang professional, intelektual. Mari semua mata memandang kepada Pengadilan Tipikor Jayapura. Nanti apakah pembuktian itu benar atau salah, biar kita melihat,”

Sidang Praperadilan sudah terlaksana dengan semestinya, sehingga kini proses hukum berlanjut dalam sidang pokok perkara, yang perlu dikawal dan diamati dengan seksama.

“Saya sarankan kepada rekan-rekan, kita tenang dan jangan buat gerakan-gerakan. Mari kita serahkan ini kepada penegak hukum. Kita hargai Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan kita hargai para pengacara yang yang akan berjibaku melawan argument dari Kejaksaan,” sebut Saleh Alhamid.

Pria kelahiran Fakfak itu berharap, situasi kota Timika dan sekitarnya senantiasa dalam keadaan kondusif, sehingga warga dapat dengan aman dan nyaman melakukan kegiatan sehari-hari.

“Semoga suasana kita di Timika kondusif. Mari kita alihkan mata kita semua kepada sidang pokok perkara di Jayapura,” tandasnya.

Berita Terkait

Top