DPA Telah Dibagi, Ketua DPRD Harap OPD Pemkab Mimika Genjot Program Demi Pembangunan Rakyat dan Daerah Mimika


Timika, kontenmimika.com – Pasca dibagikannya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) oleh Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR), kepada setiap OPD di lingkup Pemkab Mimika pada Senin 20 Maret kemarin, Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Anthon Bukaleng, berharap pembangunan di Mimika segera digenjot mengejar ketertinggalan waktu di Tahun Anggaran APBD 2023 ini.

Bukaleng mendorong seluruh OPD segera maksimal menjalankan programnya, sesuai dengan yang telah tersusun dalam APBD. Dengan dipacunya program OPD baik fisik maupun non-fisik, dapat menggeliatkan roda perekonomian rakyat dan pembangunan dikerjakan dengan hasil yang lebih maksimal berkualitas.

“Segera siapkan lelang, semua program harus jalan. Sekarang ini DPA sudah dibagi di dinas-dinas, kita lambat sedikit dalam pembangunan, terkendala pembagian DPA ini.  Tidak boleh ada yang menghalangi pembangunan di Mimika,” ujarnya kepada media, di kantor DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Senin (20/03/2023).

Menurutnya, warga Mimika sudah merindukan jalannya pembangunan dengan dibiayai APBD pemerintah bagi kepentingan masyarkat. “Saat DPA sudah dibagi, pembangungan lanjut berjalan, tidak boleh stop. Kepentingan daerah pembangunan daerah, kepentingan masyarakat tidak boleh stop-stop. Semua harus lancar berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, situasi di Mimika masuk di Bulan Puasa Ramadhan dan Hari Raya Paskah, ia meminta warga saling menghargai dan menjaga toleransi antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin harmonis di Kabupaten Mimika.

Ketua Dewan Bukaleng mengimbau pemerintah mengeluarkan surat instruksi pembatasan tempat hiburan malam dan distributor minuman keras beralkohol untuk membatasi jam operasional, sehingga menjamin lancarnya ibadah masing-masing agama.

“Imbauan masuk di bulan puasa dan hari raya Paskah, itu harus jalan dengan baik dan aman. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak-tidak. Toko miras sementara dibatasi, termasuk bar-bar itu dibatasi. Bisa dibuka tapi  dibatasi, supaya keamanan itu berjalan baik,” sebutnya.

Ia berharap segenap warga Kabupaten Mimika dapat menjalankan segala bentuk ibadah dengan baik, serta perayaan Hari Raya Agama dapat dilakukan dengan khusyuk dalam iman kepercayaan masing-masing umat pemeluk agama.

“Pokoknya hari Paskah, bulan puasa serta Lebaran harus mulus jalan, tidak boleh ada yang merintangi. Umat beragama saling menjaga, agama-agama lain bisa menghargai. Tim doa FKUB harus jadi kuat. Saya sebagai ketua DPRD Mimika mendukung FKUB Mimika, jalankan program toleransi beragama. Saling menghargai satu sama lain dan toleransi harus ditingkatkan,” tandasnya.

Berita Terkait

Top