HUT ke-81 RI, KPU Mimika dan Puncak Perkuat Komitmen Penyelenggara Pemilu Berintegritas
KONTENMIMIMIKA, Timika — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika dan KPU Kabupaten Puncak untuk memperkuat komitmen menjaga integritas sebagai penyelenggara negara.
Pesan tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten Mimika, Dete Abugau, dalam amanat upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Menurut Dete, kemerdekaan yang diperjuangkan para pendahulu bangsa harus diisi dengan kerja nyata. Bagi penyelenggara negara, kata dia, bentuk pengisian kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi menjalankan amanah dengan jujur, disiplin dan bertanggung jawab.

“Bagi kita sebagai bagian dari lembaga negara, mengisi kemerdekaan berarti menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dete.
Ia mengatakan makna kemerdekaan semestinya dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang mudah, aparatur yang profesional, lembaga yang berintegritas, serta tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Bagi KPU, tanggung jawab itu memiliki kaitan langsung dengan demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Dete menegaskan tugas menjaga demokrasi tidak hanya muncul ketika tahapan pemilu berlangsung. Integritas, menurut dia, harus menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari seluruh jajaran penyelenggara pemilu.
“Setiap hari kita dituntut menjaga marwah lembaga, membangun kepercayaan publik, dan memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan penuh integritas,” katanya.

Dituntut Beradaptasi dengan Teknologi
Dalam amanatnya, Dete juga menyoroti perubahan teknologi dan pola masyarakat dalam memperoleh informasi yang berlangsung semakin cepat.
Perubahan tersebut menuntut lembaga penyelenggara pemilu untuk beradaptasi. Jajaran KPU didorong terus meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pelayanan serta tata kelola kelembagaan.
Namun, di tengah perubahan itu, Dete mengingatkan terdapat nilai yang tidak boleh bergeser: integritas, tanggung jawab, persatuan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara.
Ia mengajak seluruh jajaran memaknai tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” sebagai dorongan untuk bekerja bersama.
Menurut Dete, kemajuan membutuhkan kerja keras, keadilan membutuhkan integritas, sedangkan kemakmuran tidak dapat dilepaskan dari semangat gotong royong.
“Tidak ada kemajuan tanpa kerja keras. Tidak ada keadilan tanpa integritas. Dan tidak ada kemakmuran tanpa gotong royong,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan KPU Mimika dan KPU Puncak diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan tugas yang profesional, transparan, dan berintegritas sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu. (trm)





