Dari 754 Koperasi di Mimika, Hanya 120 yang Dinilai Sehat


KONTENMIMIKA.com, Timika – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika mencatat terdapat 754 koperasi umum di daerah itu. Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 120 koperasi yang dinilai berjalan baik dan sehat.

Jumlah tersebut belum termasuk koperasi Merah Putih yang kini juga berkembang di Kabupaten Mimika.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi, mengatakan salah satu indikator koperasi sehat adalah rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), memiliki legalitas yang jelas, serta menerapkan pengelolaan yang transparan.

“Koperasi umum yang ada di Kabupaten Mimika sebenarnya ada 754. Belum lagi Koperasi Merah Putih. Koperasi yang sehat ini ada sekitar 120 sekian,” kata Yogi saat ditemui di sela Pelatihan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi di Timika, Kamis, 24 September 2026.

Menurut Yogi, koperasi di Mimika memiliki beberapa tingkatan, di antaranya koperasi primer dan koperasi sekunder. Sejumlah koperasi bahkan mampu mencatat omzet miliaran rupiah.

Salah satunya Koperasi Maria Bintang Laut yang merupakan koperasi binaan Dinas Koperasi dan UKM Mimika. Menurut Yogi, koperasi tersebut mampu membukukan omzet sekitar Rp10 miliar dalam tiga bulan.

“Maria Bintang Laut dalam tiga bulan sekali itu saja mereka mendapatkan sampai Rp10 miliar,” ujarnya.

Selain Maria Bintang Laut, Yogi menyebut Credit Union Mitra Charitas (CU Caritas) sebagai salah satu koperasi dengan omzet tinggi. Koperasi Karyawan Shego Rimba Papua Hotel juga disebut mampu menghasilkan omzet sekitar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar.

Sementara koperasi PT KPI memiliki modal utama sekitar Rp23 miliar hingga Rp24 miliar.

Koperasi Maria Bintang Laut Jadi Contoh

Yogi berharap koperasi yang telah berkembang dapat membantu koperasi lain yang belum maju. Dinas Koperasi dan UKM Mimika, kata dia, akan mendorong koperasi yang sudah memiliki tata kelola dan kinerja baik untuk berbagi pengetahuan.

Koperasi Maria Bintang Laut, misalnya, diharapkan menjadi salah satu rujukan bagi koperasi lain di Mimika.

“Koperasi Maria Bintang Laut ke depan sebagai guru, sebagai narasumber untuk melatih koperasi-koperasi yang belum maju. Itu harapan kami dari Dinas Koperasi dan UKM ke depan,” kata Yogi.

Pelatihan RAT yang digelar Dinas Koperasi dan UKM menjadi bagian dari upaya meningkatkan tata kelola koperasi, sekaligus mendorong lebih banyak koperasi di Mimika memenuhi indikator sebagai koperasi sehat. (nls)

Berita Terkait

Top